Kuttab Al-Hayyan

Kuttab Al-Hayyan

Kuttab Al-Hayyan merupakan lembaga pendidikan yang menawarkan program untuk siswa-siswi setara SD/MI dengan menerapkan metode “semi mulazamah”. Kurikulumnya mencakup Al-Qur’an, bahasa Arab, baca-tulis Indonesia dan Arab, Tarbiyah Imaniyah, bahasa Indonesia, matematika, dan materi diknas lainnya.

Seperti apa metode mulazamah itu? Mengapa tidak diterapkan secara totalitas metode “mulazamah murni”?

Metode mulazamah merupakan metode pendidikan klasik yang diterapkan oleh para ulama sejak berabad-abad. Metode itulah yang melahirkan para ulama yang mumpuni dan luas keilmuanya dalam berbagai bidang. Ciri khas metode ini antara lain fokus pada satu atau dua materi. Materi pelajaran yang diajarkan kepada anak didik tidak dicurahkan begitu saja sekaligus, melainkan tahap demi tahap. Perpindahan dari satu materi ke materi lainnya merupakan momen krusial dalam belajar. Materi pelajaran hanya akan dilanjutkan ke level berikutnya apabila sebagian besar santri sudah menguasai sebagian besar pelajaran.

Selama dua tahun pertama, santri fokus memperbaiki dan meningkatkan kemampuan baca-tulis dan tahsin Al-Qur’an. Materi adab dan tarbiyah imaniah juga diberikan sejak dini. Dan tentu saja, Al-Qur’an diajarkan sebagai fondasi kuat bagi pendidikan anak-anak ini, baik tilawah, tahsin, tahfizh, tarjamah, tafsir, maupun tadabur. Pada tahun ketiga, terlihat para santri memperdalam Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Matematika, sambil tetap melanjutkan kegiatan menghafal Al-Qur’an dan mendapatkan tarbiyah imaniah. Pada tahun keempat, para santri mulai mengikuti program kesetaraan PKBM Kuttab Al-Hayyan. Ada ujian setiap menyelesaikan satu juz dan tujuh juz sekali duduk. Ujian PKBM dilaksanakan pada tahun keenam.

Kuttab Al-Hayyan mentargetkan para santrinya lulus dengan hafal 7 juz mutqin, memiliki dasar kemampuan berbahasa Arab, bisa dan terbiasa menjalankan salat lima waktu dengan baik dan berjamaah, berperilaku dengan akhlak mulia dan berbakti kepada orang tua, serta mampu menguasai bahasa Indonesia dan Matematika dengan baik.

Kuttab Al-Hayyan telah beroperasi selama delapan tahun, sejak 1437 H/ 2016 M hingga sekarang 1445 H/2023 M. Program ini sudah meluluskan dua angkatan. Jumlah santri pada tahun ajaran 1445 H ini mencapai 114 orang, dengan tempat KBM terpisah antara putra dan putri. Santri putra belajar di Kompleks Masjid An-Nur Jamil, sementara santri putri belajar di Rumah Ilmu XI Nirbitan, Surakarta.